Minggu, 17 Mei 2015

BISNISKU 2

Bisnis Plan Usaha Berkebun Buah-Buahan

Buah merupakan bagian pada tumbuhan yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium).Buah pada umumnya membungkus dan melindungi biji.Aneka bentuk dari buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi penting buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.


Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas dari pada pengertian buah di atas dan biasanya dinamakan sebagai buah-buahan.Buah dalam pengertian tersebut tidak terlepas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain.Karena itu,untuk membedakannya,buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati.

Tingginya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap aneka macam buah-buahan ternyata memberikan peluang besar bagi para pelaku usaha.Sekarang ini tidak hanya para pedagang buah saja yang mendapatkan untung besar setiap bulannya, namun para petani yang membudidayakan tanaman buah pun kini juga mulai mendapatkan cipratan rejeki dari tingginya permintaan pasar di sektor ini.
Konsumen
Dengan mengkonsumsi buah maka kita akan mendapatkan gizi dan menjaga kesehatan kita. Buah juga dapat meningkatkan energi dan kebutuhan vitamin pada tubuh manusia. Berikut adalah beberapa manfaat buah buahan yang harus kita ketahui sebelum mengkonsumsi buah tersebut.
Hampir semua orang menyukai aneka macam buah-buahan, bahkan produk ini telah menjadi salah satu bagian pokok dari menu makanan empat sehat lima sempurna (nasi,sayur,lauk-pauk,buah,dan susu).Jadi,tidaklah heran bila peluang pasar yang bisa Anda bidik masih sangat luas.Mulai dari konsumen skala rumah tangga,para pedagang buah di pasar tradisional,sampai supermarket besar yang menawarkan buah-buahan segar kepada para konsumennya.


Keuntungan Bisnis Jambu biji kristal

            Tanaman berbuah sepanjang tahun secara kontinyu,produksi buah jambu biji kristal berbuah menghasilkan 15-30 buah.Dalam usia tanam 2 tahun per tanaman bisa menghasilkan 70-80 kg dalam 6 bulan.Bobot rata-rata buah 500 gram bahkan ada yang mencapai 900 gram.Budi daya jambu biji masih terbuka terutama budi daya jambu biji yang mempunyai varietas baru termasuk jambu biji kristal.Pasokan jambu biji kristal masih sangat terbatas sedangkan permintaan sangat banyak,terutama permintaan gerai-gerai dengan harga yang masih tinggi Rp.15.000,00 s.d Rp.30.000,00.Dengan begitu prospek budi daya jambu biji krsital mempunyai peluang yang sangat cerah kedepaannya.

Kendala Bisnis Jambu biji kristal
            Jambu biji selama ini belum ada yang bersertifikat, karena pemerintah sendiri yang menyulitkan proses sertifikasi.Padahal banyak pelaku usaha pembibitan yang masih skala kecil. Berbeda dengan pemerintah Thailand yang banyak memberi kemudahan pada proses administrasi agribisnis.
Adapun hama yang biasa menyerang antara lain belalang, ulat daun bulu, dan semut. Untuk mengatasinya bisa diberikan insektisida berupa Curacron sebanyak 1 tutup botol (10 ml) yang di encerkan dalam 4 liter air.Untuk belalang biasanya akan kabur ketika proses penyemprotan. Sedangkan penyakit yang menyerang biasanya terjadi pada musim hujan berupa jamur yang menyebabkan karat batang. Ini bisa diatasi dengan penggunaan fungsida berupa Antracol atau Decis.Dalam perkebunan sebaiknya penyemprotan dilakukan sebulan sekali atau ketika terserang disemprot seminggu sekali secara bergantian.

Strategi Pemasaran

Untuk pemasaran produk buah,biasanya para petani menjalin kerjasama dengan jaringan pedagang buah di pasar tradisional,pelaku bisnis sentra buah-buahan (toko atau kios buah),sampai supermarket dan swalayan besar di kota-kota sekitarnya.Untuk memuaskan kebutuhan para konsumen,petani sengaja memisahkan grade atau kualitas buah sesuai dengan pangsa pasar yang dibidik.Misalnya saja kualitas super untuk memenuhi permintaan supermarket maupun swalayan, kelas nomor dua untuk toko dan kios buah,serta kelas tiga atau yang ukurannya lebih kecil untuk memenuhi kebutuhan konsumen kelas bawah yang biasanya lebih mengutamakan harga murah.
Selanjutnya,untuk meningkatkan omset penjualan,kita juga bisa menciptakan strategi pemasaran yang inovatif untuk mengembangkan usaha agrobisnis yang sedang dijalankan.Contohnya saja dengan menawarkan produk turunan dari jenis buah yang Anda budidayakan,diolah menjadi selai,dodol, aneka keripik buah,manisan,dll.Selain itu,Anda juga bisa menjadikan kebun buah tersebut sebagai objek wisata agrobisnis yang terbuka bagi para konsumen.Jadi,mereka bisa menikmati buah sepuasnya dan memetik sendiri buah-buahan yang akan mereka beli.

Kunci sukses
Dengan memberikan perawatan yang baik bagi tanaman yang dibudidayakan, mulai dari sistem pengairan,pemupukan,hingga pemeliharaan pada saat panen maupun pasca panen,diharapkan tanaman buah yang kita budidayakan bisa tumbuh dengan subur dan menghasilkan komoditas buah dengan kualitas unggul.Semakin bagus kualitas buah yang A kita  panen,maka semakin tinggi pula harga tawarnya di pasaran.

Analisa Ekonomi
Asumsi
Luas lahan 1 ha

Modal awal
Persiapan lahan 1 Ha                                                              Rp.  5.000.000,00
Pupuk kandang(40.000 kg per Ha x Rp.200/kg)                     Rp.  8.000.000,00
Bibit jambu kristal                                                                   Rp.25.000.000,00
Biaya operasional                                                                    Rp.12.000.000,00
Jumlah                                                                                     Rp.50.000.00,00

Pengeluaran per bulan
Biaya bahan                                                                           
Pupuk kandang                                                                        Rp.10.000.000,00     
Pupuk hayati                                                                            Rp.     650.000,00
Jumlah                                                                                     Rp.10.650.000,00

Biaya operasional                                                                 
Biaya tenaga kerja(9 orang x Rp.1.000.000)                           Rp  .9.000.000,00
Plastik bening                                                                          Rp  .8.000.000,00
Jaring styrofoam                                                                      Rp.  5.000.000,00
Peti kayu                                                                                 Rp.  2.000.000,00
Jumlah                                                                                     Rp.24.000.000,00

Omset per tahun                                                                   
(42 ton per tahun x Rp.13.000/kg)                                           Rp.546.000.000,00
Omset per bulan                                                                      Rp   44.000.000,00

Laba bersih per bulan                                                         
Pendapatan-biaya bahan-biaya operasioanal                          
Rp.44.000.000,00-Rp.10.650.000,00- Rp.24.000.000,00      Rp.9.350.000,00

Return of investmen(ROI)
modal awal : laba bersih per bulan                  ±5,4 bulan





BISNISKU 1

Bisnis Plan Usaha Kuliner Warung Makan Tradisional Nusantara




Usaha yang berlatar belakang kuliner atau makanan memang tidak ada matinya, prospeknya akan terus meningkat seiring banyaknya jumlah manusia.Usaha kuliner sendiri bisa di mulai dengan modal yang kecil dan sedang.Peluang usaha dapat ditemukan kapanpun dan dimanapun, mungkin ungkapan tersebut dapat menggambarkan munculnya peluang bisnis makanan.Mengapa? Karena peluang bisnis makanan akan selalu ada,selama manusia masih membutuhkan makan sebagai kebutuhan pokok mereka.Bisa dibilang peluang bisnis makanan masih sangat tebuka lebar, minat pasar yang luas dan variasi menu yang dapat dikembangkan memudahkan kita untuk memulai usaha dibidang tersebut.

Disamping itu, bisnis makanan juga merupakan contoh peluang bisnis yang fleksibel.Karena bisnis tersebut dapat menyesuaikan besarnya modal yang Anda miliki. Misalnya jika Anda memiliki modal kecil,Anda bisa mencoba bisnis makanan dari rumah dan menitipkan produk makanan Anda di kantin sekolah ataupun warung – warung di lingkungan sekitar. Namun jika Anda memiliki modal cukup besar,Anda dapat mencoba untuk membuka restoran.

Bisa dibilang peluang bisnis makanan masih sangat tebuka lebar,minat pasar yang luas dan variasi menu yang dapat dikembangkan memudahkan kita untuk memulai usaha dibidang tersebut.Disamping itu, bisnis makanan juga merupakan contoh peluang bisnis yang fleksibel.Karena bisnis tersebut dapat menyesuaikan besarnya modal yang Anda miliki.

Konsumen
            Usaha dalam bidang kuliner atau makanan memang menjadi usaha yang paling mudah untuk di jalankan, tak heran apabila usaha ini menjadi usaha yang paling banyak di geluti, entah itu oleh profesional yang sudah memiliki banyak pengalaman maupun oleh pemula sekalipun.
            Sasaran pasar bisnis makanan sangatlah luas, dari mulai anak-anak hingga orang tua pun bisa dijadikan sebagai sasaran pasar. Namun untuk mempermudah pemilahan konsumen, saya memilih di pasar tradisional modern. Usaha ini membuka warung makan dengan menyajikan berbagai menu di dalamnya dan juga menyajikan kuliner gorengan,minuman nusantara . Sehingga bisnis makanan ini dapat membidik target pasar atau konsumen dengan tepat.

Keuntungan Bisnis Kuliner Nusantara
·         Menyediakan berbagai macam menu kuliner dari berbagai daerah  dengan harga yang sangat terjangkau.
·         Kuliner menjadi salah satu hal yang menjanjikan bagi perkembangan bisnis di seputar kita,baik dalam skala besar,menengah ataupun usaha kecil-kecilan.Usaha kuliner dalam skala besar tentu saja akan membutuhkan modal tak sedikit sehingga pendapatan yang diperoleh juga tak kecil,sebut saja bisnis restoran. Dibawahnya ada usaha menengah yang bisa berupa warung makan ataupun usaha katering.
·         High profit.Dalam bidang usaha,jika kita mengelola produk makanan,maka keuntungan besar dapat diraih selama kita adalah produsen pembuatnya.Jika anda perhatikan, rumah makan selalu memiliki profit minimal 25% dari modal.Angka keuntungan ini sulit terjadi jika anda hanya sebagai perantara atau jasa pemasaran saja.
·         Bisnis makanan memiliki pelanggan tetap jika produk sudah dikenal lezat. Untuk urusan kuliner “brand” lebih utama daripada harga.Artinya,jika produk anda sudah dikenal dan dikenal paling lezat,maka pelanggan tidak akan berfikir soal harga dan mencari pembandingnya.
·         Dengan menyediahkan aneka kuliner,maka peluang produk makanan yang dijual dikenal luas oleh kalangan masyarakat.

Kendala Bisnis Kuliner Nusantara
1.      Kurang modal
Kurang modal seringkali menjadi kendala untuk buka usaha jajanan gerobak. Akhirnya karena kurang modal atau tidak ada modal banyak yang urung untuk buka usaha.Cara mengatasinya adalah dengan memaksimalkan alat-alat rumah tangga sehinggga dapat mulai usaha dengan alat yang ada terlebih dahulu, sehingga membutuhkan modal yang tidak besar.

2.      Tidak Bisa Memasak
Bila tidak bisa memasak tapi tahu rasa,tetap bisa untuk buka usaha kuliner nusantara.Cara mengatasinya adalah ikut kursus dan pelatihan memasak produk jajanan yang ingin dijual atau merekrut para pedagang kuliner nusantara di daerah-daerah indonesia.

3.      Persaingan usaha yang ketat
Semakin banyak usaha kuliner nusantara yang berdiri membuat persaingan bisnis kuliner ini semakin ketat. Konsumen  lebih memilih usaha kuliner yang enak dan harganya terjangkau.Cara mengatasinya adalah dengan meningkatkan kualitas rasa,pelayanan,memberikan harga yang bersaing dan melakukan promosi yang tepat sehingga akan mendapatkan pelanggan lebih banyak.

4.      Belum mendapatkan keuntungan usaha
Banyak pemilik usaha mengeluh karena belum mendapatkan keuntungan yang diinginkan bahkan banyak yang memvonis usahanya rugi karena belum bisa untung besar.Cara mengatasinya  adalah dengan mengadakan evaluasi usaha, koreksi kekurangan-kekurangan pada usaha seperti rasa yang kurang enak,harga yang terlalu mahal,lokasi yang kurang strategis dan sebagainya.Setelah menemukan kekurangan pada usaha perbaiki dan terus mencoba langkah perbaikan sehingga usaha dapat berkembang maju.

5.      Kenaikan harga bahan baku masakan
Masalah kenaikan harga kerap kali jadi hambatan bagi usaha jajanan gerobak karena apabila ikut menaikkan harga dikhawatirkan terlalu mahal dan tidak terjangkau sehingga dapat mengurangi pelanggan.Cara mengatasinya adalah dengan membuat paket-paket hemat dan ekonomis dengan mengurangi sedikit porsi makanan tapi tidak mengurangi kualitas rasa. Atau tidak dapat mengelak untuk menaikkan harga tetapi benar-benar diperhitungkan agar tidak terlalu mahal pasti konsumen akan tetap memaklumi kalau harga jajanan Anda naik sedikit.


Tips Sukses dan Strategi
            Besarnya keuntungan yang diperoleh dari bisnis makanan,menjadikan bisnis tersebut memiliki banyak pesaing.Untuk itu harus memiliki strategi khusus untuk menjalankan bisnis makanan. Banyaknya tingkat persaingan dalam bisnis kuliner cukup tinggi,sehingga perlu mental yang kuat sebelum terjun ke usaha ini,selain itu usaha kuliner rawan sekali gulung tikar,perlu perencanaan yang matang dan strategi yang benar.
·         Lokasi Usaha
Lokasi menjadi kunci utama sukses tidaknya usaha anda, dengan lokasi yang strategis maka warung makan anda akan mudah menemukan banyak pelanggan.Contoh lokasi yang paling strategis ialah dekat jalan raya, dekat pasar/pertokoan dan dan dekat keramaian.

·         Lakukan Riset
Riset sangat perlu di lakukan sebelum memulai usaha kuliner,kita bisa melakukan riset seperti mencari tahu jenis makanan apa yang paling di sukai orang,makanan apa yang belum terjual di sekitar lokasi usaha anda dan lain sebagainya.

·         Terapkan Hasil Riset
Apabila kita sudah melakukan riset maka selanjutnya yang harus kita lakukan ialah menerapkan hasil dari riset tersebut ke dalam usaha.Misalnya saja apabila di daerah tersebut hanya berfokus satu menu saja kuliner saja, namun hingga sekarang belum ada warung makan yang menjual kuliner nusantara,nah dengan demikian kita bisa memulai usaha kuliner warung makan nusantara.

·         Tentukan Harga
Apabila kita membuka usaha di lokasi dengan persaiangan usaha kuliner yang tinggi maka kits harus pintar dalam menentukan harga dari setiap makanan yang kita jual. Usahakan menjual makanan dengan harga yang lebih murah namun dengan cita rasa yang lebih baik.

·         Pelajari Kesuksesan Pesaing
Apabila kita seorang yang acuh dengan kesuksesan orang lain maka buanglah sikap acuh tersebut.Mulai sekarang kita harus berani mempelajari apa yang membuat pesaing anda sukses,mulai dari lokasi,tempat usaha,pelayan,kebersihan dan juga harga jualnya.Dengan mempelajari itu semua minimal kita bisa memetik nilai positif yang bisa anda terapkan ke usaha kuliner anda.

·         Fasilitas Yang Baik
Sebuah warung makan/restoran di katakan baik apabila memiliki fasilitas yang menunjang kepuasan pelanggan.Fasilitas seperti sound system musik klasik ataupun modern,kipas angin,meja dan kursi yang baik akan membuat pelanggan nyaman berlama-lama di tempat kita.

·         Utamakan Kepuasan Pelanggan
Banyak hal yang bisa kita lakukan agar pelanggan merasa puas makan di tempat kita, apabila pelanggan sudah puas dengan peyanan yang kita berikan maka tidak menutup kemungkinan di hari esok pelanggan akan berkunjung kembali dan menjadi pelangga tetap.

·         Jaga Kebersihan Tempat Usaha
Berbeda dengan usaha lain,usaha kuliner menuntut kebersihan dari segala aspek mulai dari makanan di buat,disajikan kepada pelanggan hingga sisa-sisa makanan itu sendiri.Pastikan kebersihan menjadi prioritas di tempat anda,berikan arahan kepada bawahan anda untuk menjaga kebersihan.

·         Buat Jam Opreasional Tetap
Pelanggan lebih menyukai warung makan yang memiliki jam buka-tutup yang tetap,karena pelanggan tahu kapan bisa makan di warung makan tersebut tanpa harus kecewa dan pulang karena warung makan tutup.Jadi buatlah jam operasional yang tetap dan patenkan, semua demi kemajuan usaha anda.

·         Lakukan Peningkatan dan Jangan Lupa Promosi
Apabila warung makan kita sudah mengalami peningkatan dari segi pengunjung maka kita harus melakukan peningkatan seperti memperbesar lokasi usaha,membuka cabang baru dan juga menambah variasai makanan.Jangan lupa juga untuk menambah jumlah karyawan agar tidak kwalahan. Dan yang terpenting lakukan promosi baik melalui cara sederhana seperti membagikan brosur,memberi potongan harga atau bahkan melalui jejaring sosial.

            Semakin enak rasa makanan yang disajikan, keramahan pelayanan yang diberikan, kenyamanan tempat makan, serta strategi pemasaran yang tepat menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis makanan


Analisa Ekonomi
Asumsi
Ada 4 Ruko

Modal Awal
Sewa Ruko/Tahun                                                                               Rp. 4.000.000,00
Fasilitas                                                                                               Rp. 8.000.000,00
Peralatan Produksi                                                                              Rp. 4.000.000,00
Biaya Operasional                                                                               Rp.13.450.000,00
Jumlah                                                                                                 Rp.29.450.000,00

Pengeluaran per bulan
Biaya bahan
Bahan Baku makanan                                                                         Rp.15.000.000,00
Bahan baku minuman                                                                         Rp.  1.200.000,00
Jumlah                                                                                                 Rp.16.200.000,00


Biaya Operasional
Biaya tenaga kerja (8 orang x Rp.1.000.000,00)                                Rp. 8.000.000,00
Bahan bakar                                                                                        Rp. 2.000.000,00
Tagihan listrik dan air                                                                         Rp.    500.000,00
Peralatan pelengkap lain                                                                     Rp. 1.350.000,00
Biaya Transportasi                                                                              Rp. 1.600.000,00
Jumlah                                                                                                 Rp.13.450.000,00

Omset per tahun
(2.000 porsi per tahun x Rp 14.000,00/20 menu)                               Rp.560.000.000,00
Omset per bulan                                                                                  Rp.   46.000.000,00

Laba bersih per bulan
Pendapatan-biaya bahan-biaya operasional
Rp.   46.000.000,00- Rp.16.200.000,00- Rp.13.450.000,00 =           Rp.16.350.000,00

Return of investmen(ROI)
modal awal : laba bersih per bulan                  ± 1,8 bulan


KISAH SUKSES 4


Awalnya Seorang Pemulang Kini Menjadi Jutawan dan Pengusaha

Jangan sekali-kali meremehkan profesi seorang pemulung. Lewat bisnis MLM nya, pemulung ini bisa jadi jutawan. Setidaknya begitulah yang dialami Sunarno. “Saya sendiri tidak membayangkan, setelah menemukan usaha ini ternyata kok lebih cepat daripada rekan-rekan yang lebih mapan dan berpendidikan,” tutur pria kelahiran Solo, 5 Agustus 1961 ini. Tentunya berkat satu hal. Kerja Keras.
"Roda Kehidupan ini Kita yang Memegangnya"

Prestasi yang diraihnya memang paling cepat dibanding yang lain. Hanya dalam kurun 27 bulan, ia berhasil menempati peringkat Senior Network Director, posisi tertinggi di Forever Young MLM. Jaringannya kini sudah lebih dari 100 ribu orang, tersebar di seluruh Indonesia. Seiring dengan itu, penghasilan di atas Rp15 juta per bulan, sepeda motor, mobil, rumah, dan berbagai bonus wisata ke luar negeri telah dinikmatinya.
Lantaran lahir dari keluarga miskin, Sunarno hanya bisa menamatkan SD. Lebih prihatin lagi, sejak kecil ia sudah yatim piatu. Terpaksa ikut orang ke beberapa kota, jadi kacung untuk sekedar bisa hidup. Tapi itu tidak lama dilakoni. Ketika kembali ke Solo, akhirnya ia memilih profesi pemulung. Kok jadi pemulung? “Saya bosan jadi kacung yang selalu disuruh-suruh orang. Jiwa saya ingin kebebasan,” jawabnya.
Tinggal di daerah kumuh yang berjarak 500 meter dari tempat pembuangan sampah. Pekerjaannya mengais-ngais sampah, mengumpulkan barang bekas. Plastik dan kardus jadi incarannya. Setiap hari ia bersama teman-teman menanti datangnya truk sampah. Begitu mobil pembawa rejeki tiba, mereka berlarian mendekat, lalu berebut barang-barang bekas – siapa cepat, dia dapat. “Apalagi yang namanya balung (tulang sapi). Itu ibarat emas bagi kami. Nilainya tinggi kalau dijual,” jelas ayah dua anak ini.
Ia sendiri pernah merasa amat bahagia sewaktu mendapatkan bonggol kubil (kol). Soalnya “benda berharga” itu didapatnya setelah mengalahkan beberapa saingan. Lewat “kompetisi” yang ketat ia berhasil mendapatkannya.“Hati saya bangga dan puas karena itu suatu prestasi,” katanya tersenyum. Ada satu hal lagi yang membahagiakan hatinya, yaitu saat menyetel radio tatkala masih hidup di kolong jembatan.“Sayangnya tak terkira, sama bahagiannya dengan orang naik Mercy atau Volvo,” tambah ayah tiga anak ini.


Sinar terang perubahan hidup mulai tampak pada 1994, ketika tetangganya memperkanalkan bisnis MLM. Hampir tiap hari tetangga sebelah bercerita, walau kadang-kadang ia tidak menangkap maksudnya. Maklum cuma lulusan SD. Jangankan ngerti, untuk hafal nama MLM yang berbahasa Inggris itu saja susah banget. “Seminggu belum hafal,” katanya tertawa. “Tadinya saya nggak mikirin. Tapi lantaran sering dengar dan lihat, lama-lama hafal juga.
Kuncinya Yakin
Setelah belajar dan ditempa dalam berbagai training dan seminar,dalam hatinya timbul keyakinan. Mulailah ia menjalani bisnis MLM sepenuh hati. Pagi hari ia cari barang-barang bekas.Siangnya setelah mandi pergi memprospek orang.
Di usaha apa saja pasti ada tantangan. Sunarno pun begitu. Dibilang ngeyel atau mimpi, itu masih halus. Soalnya, ada yang mencercanya bagai cicak makan tiang. Namun itu tidak mengecilkan hatinya, sebab sejak kecil ia sudah terbiasa dengan kompetisi dan tantangan. “Itulah yang mendorong saya untuk maju. Orang gagal itu biasanya engga mau menghadapi tantangan. Kalau engga siap mental, yang paling mudah dilakukan adalah berhenti,” kata pria yang gemar bertani ini.
Menurut Sunarno, kunci keberhasilannya hanya satu: keyakinan. Sebab keyakinan itu seakan-akan kenyataan. Ia tumbuh dari penguasaan materi dan belajar dari orang-orang sukses. Bila ingin sukses, bergabunglah dengan orang-orang sukses, minimal ketularan. Motivasinya dalam berusahan sederhana saja: kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak bisa. Pasti bisa!
Lucunya, dulu karena tinggal di tempat kumuh, sebagian orang belum mau menerima ajakannya. “Kalau kamu berhasil, baru saya mau ikut,” kata mereka. Namun setelah berhasil, Sunarno menagih janji.
Mereka menjawab,“Lha iya, terang saja Pak Narno sekarang sudah berhasil kok.” Jadi lagi-lagi saya yang disalahkan, katanya sembari tertawa kecil. “Itu soal mental. Semua itu kembali ke pribadi masing-masing.”
Bila teringat kehidupan masa lalu, Sunarno masih diliputi rasa haru. Jadi ketika dapat fasilitas rumah dari MLM,Sunarno sengaja memilih di Mojosongo, daerah yang ia huni dulu agar tidak lupa pada sejarah. Tapi bila dulu orang meremehkannya, sekarang lain, “Kalau lingkungan butuh sesuatu, saya yang lebih dulu dimintai sumbangan,” ujarnya.
Kesan dan Pesan
Kehidupan itu, menurut Sunarno, ibarat tiada gelombang yang indah tanpa menerjang karang. Banyak orang mendambakan hidup aman, damai, tenteranm, bahagia dan sejahtera. Hidup seperti ini ideal sekali. “Bagi saya hidup itu sederhana saja, minimal kita punya cita-cita, yaitu sukses dalam segala bidang. Tapi untuk itu diperlukan tindakan, rencana, tujuan, komitmen, keyakinan, mengenal diri, dan cinta. Itu semua merupakan mata rantai yang tak terpisahkan.”
Sebelum berpisah, ia berpesan kepada rekan-rekan dalam jaringannya dan untuk semua orang pada umumnya agar tidak gampang menyerah, siap dikritik, semangat menyala-nyala, selalu berjuang, rela berkorban, dan berdoa.Beranilah mengambil keputusan, karena keputusan itulah langkah awal sukses.” 
Kesimpulan
Dari kisah hidup pak sunarno ini saya bisa mendapat pelajaran yg berharga.bahwa untuk meraih sesuatu yg kita harap kan kita harus terus berjuang untuk meraih apa yang kita ingin kan dan bahwa kita harus juga mengingat roda kehidupan itu juga berputar. 

KISAH SUKSES 3


Ibnu Riyanto ~ Anak Bengal Kini Menjadi CEO Trusmi Group

Pernikahan memang seringkali menjadi pintu gerbang bagi seseorang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pasca pernikahan beberapa orang akan menjadi lebih terbuka pikirannya karena saat itu mereka sudah menyandang status sebagai kepala keluarga yang harus lebih bertanggungjawab. Pernikahan pula yang mendorong Ibnu Riyanto, pemuda pengangguran asal Cirebon ini, untuk berbisnis dan berdagang.
Sejak tahun 2006 setelah pernikahannya, Ibnu memulai bisnisnya hingga saat ini ia telah menjadi CEO Trusmi group yang sukses dan gemilang. Lalu seperti apakah langkah dan perjuangan Ibnu Riyanto menapaki dunia bisnis ini? Berikut ulasannya.
"Menjadi seorang yang tangguh"

Awal Usaha Ibnu Riyanto

Dari amplop pernikahan modal awal Rp 15 juta, Ibnu memulai usahanya dengan berdagang kain mori yang digunakan sebagai bahan membuat batik. Dalam menjalankan bisnisnya ini Ibnu terbilang nekat karena ia melakukannya tanpa pengalaman, tanpa networking dan tanpa ilmu berbisnis.
Meski keluarga Ibnu adalah pengrajin batik, namun ia mengakui bahwa dirinya benar-benar memulai usahanya dari nol. Untuk menjual kain mori ini, Ibnu menawarkan kain-kain tersebut ke para pengrajin batik yang ada di desa kelahirannya, Trusmi Kabupaten Cirebon.Selama hampir dua tahun, Ibnu menjalani bisnis sebagai pedagang kain mori ini. Karena intensnya interaksi Ibnu dengan para pengusaha batik lainnya, membuat insting bisnis Ibnu yang kian terasah. Ia pun mendapatkan peluang permintaan pakaian batik. Tanpa banyak pikir, Ibnu pun segera mengambil kesempatan ini untuk melebarkan sayap bisnisnya dengan cara mencari usaha-usaha konveksi yang menyediakan pakaian batik asli Cirebon.
Usaha yang Melejit

Di bisnis pakaian jadi inilah, usaha Ibnu mulai menjejaki tangga kesuksesan. Ini dikarenakan pada tahun 2008, permintaan batiknya meningkat dengan pesat seiring adanya pengakuan batik dari Malaysia. Dari tadinya, ia hanya melayani penjualan di Jawa Barat hingga Jakarta, pasar baju batik Ibnu saat itu kemudian meluas hingga Palembang dan Surabaya.
Dengan penjualan dan pesanan batik yang membeludak, omset penjualan pun ikut meningkat signifikan hingga 200 persen. Ibnu mengakui saat tahun 2008 itu bisnisnya mengalami titik balik yang drastis, karena waktu itu dia bisa menjual puluhan ribu hingga ratusan ribu helai pakaian batik tiap bulan.
Dari besarnya keuntungan penjualan batik tersebut, ayah dua anak ini  lantas membuka gerai seluas 16 m2 di Plered, Cirebon. Di tokonya ini, Ibnu menawarkan kain batik dan baju-baju batik asli Cirebon. Pada tahun 2009, bisnis batiknya makin gemilang.
Dengan selalu mengikuti tren batik, Ibnu segera membuka toko keduanya yang masih berlokasi di Cirebon. Pada tahun 2010 dan seterusnya, barulah Ibnu membuka toko diluar Cirebon, yaitu di Jakarta, Surabaya, dan Medan. Setiap toko yang dibukanya ini rata-rata memiliki luas 500 m2.

Berbisnis Dengan Filosofi Semut dan Gajah

Dalam menjalankan bisnisnya ini, Ibnu memakai filosofi yang unik yakni semut dan gajah. Menyadari bahwa pada awalnya ia hanyalah seorang pengusaha kecil seperti layaknya semut, namun selalu bekerja keras dan bergerilya layaknya semut yang bisa saja mengalahkan gajah dengan semangat dan kegigihannya. Selain berfilosofi Semut dan Gajah, ia juga menerapkan teknik cangkok yaitu dengan cara berteman dengan gajah.
Anak Bandel Yang Telah Sukses

Saat masih duduk di bangku sekolah, Ibnu mengaku kalau dirinya merupakan anak yang bandel. Meski begitu ia selalu bertekad membuktikan kepada orang tua, kalau dirinya mampu mandiri dan sukses. Begitu punya tanggungan istri, Ibnu pun makin semangat untuk memulai usaha sendiri. Dalam meraih kesuksesan, Ibnu harus berhadapan dengan banyak rintangan bahkan kegetiran.
Tak jarang saat merintis usahanya Ibnu harus tidur di masjid demi mengirit uang yang harus diputarnya mengembangkan usaha. Keberuntungan datang saat salah satu toko di Jakarta mau membayar lunas dagangannya sebesar Rp25 juta. Dari pencapaian itulah, Ibnu semakin yakin dan bersemangat bahwa ia bisa sukses seperti pengusaha-pengusaha besar lainnya.

Menjadi CEO Trusmi Group

Dari bisnis batik, kini Ibnu telah merambah beberapa bisnis lain. Bersama pengusaha besar yaitu Waskita dan Triniti, Ibnu kini sedang merintis #bisnis properti. Proyek yang bernilai sekitar Rp 800 miliar ini akan digunakan Ibnu dan kolega untuk membangun apartemen di Alam Sutera bernama Yukata yang berkonsep Jepang. Saat ini sendiri bidang usaha Ibnu Riyanto yang menjadi CEO Trusmi Group ini telah meluas ke beberapa bidang seperti retail batik, developer properti, media, rental mobil, dan kuliner


Sumber : maxmanroe.com